MustLoveJapan

Matsushima

Get the Flash Player to see this video.

informasi

Matsushima adalah kepulauan yang terdiri dari 260 pulau besar dan kecil yang ada di teluk Matsushima perfektur Miyagi. Pemandangannya yang cantik termasuk 3 besar pemandangan terindah di Jepang yang menjadi ikon wisata. Bahkan Matsuo Basho membuat puisi tentang Matsushima di dalam Hosomichi. Pusat dari kepulauan ini adalah kuil Buddha Godaido yang ada di sana. Kita bisa mengelilingi pulau dengan menyewa kapal atau dengan berjalan kaki memutarinya. Berbagai jenis ikan hasil tangkapan dari laut sekitarnya juga banyak di jual di kioskios yang ada di sana.

Info Turis
Tempat parkir【Ada】
Toilet【Ada】

Akses
Menggunakan JR Senseki Line sampai stasiun pantai Matsushima.

MLJ dalamdi toko online

peta sekitar Matsushima

Detailed Travel Guide

Klasifikasi:Wisata keluarga Tempat kencan Wisata sejarah Wisata alam Wisata pribadi

Matsushima adalah sebuah kepulauan yang terdiri dari 260 pulau besar dan kecil yang berada di teluk Matsushima. Semua pulaunya memiliki nama. Di beberapa pulau dibangun fasilitas jembatan sehingga kita bisa menyebrangi mereka dengan berjalan kaki. Yang spesial adalah kuil Godaido yang dibangun Date Masamune, yang karena tsunami akibat gempa besar di timur Jepang menjadi rusak dan menghilang jejaknya namun dapat dibangun kembali pada tahun 1604.

Matsushima memiliki kekayaan laut yang menakjubkan, terutama kerang-kerangannya, sangatlah enak. Di kota pelabuhan hasil laut seperti kerang dan sebagainya yang masih segar dijual dengan harga terjangkau.

Godaido
Salah satu tempat wisata terkenal di Matsushima adalah Godaido yang usianya sudah sangat tua, dibangun pada tahun 807. Kuil yang sekarang dibangun tahun 1604 pada masa Date Masamune. Kuil yang memiliki seni pahat yang indah ini dinobatkan sebagai harta warisan kebudayaan negara yang sangat penting.

Selain itu, banyak pula bangunan bersejarah lainnya seperti Zuiiwadera, sebuah kuil yang juga dibangun pada masa Date Masamune. Kita bisa mengelilingi pulau yang ada dengan menyewa kapal dari pelabuhan.

Translated by Nur Afi.