MustLoveJapan

Asakusa

Get the Flash Player to see this video.

informasi

Asakusa(浅草) merupakan tempat wisata yang berada di daerah Taito, Tokyo. Tempat wisata ini merupakan tempat paling favorit di Jepang yang selalu ramai oleh wisatawan baik dalam negeri maupun manca negara sepanjang tahunnya. Di kuil Asakusa, di pusat wisata, setiap tahunnya ada 30.000.000 orang peziarah, yang hanya bisa disaingi oleh tempat wisata seterkenal Kyoto. Di jalan Nakamise, selain berderet banyak toko oleh-oleh, di lingkungan kuil juga ada berbagai macam upacara yang dibuka sepanjang tahun. Di sekelilingnya juga terdapat berbagai tempat wisata seperti Nishisando, taman bunga, Sky Tree Tokyo, dll. Spot wisata ini juga merupakan spot khas Jepang.

Info turis
Tempat parkir【Tidak ada】

Toilet【Ada】
Kita bisa mengelilingi kuil menggunakan jasa kereta/becak ala Jepang (Jinrikisha), dan
ada fasilitas toilet pula di sekitarnya.

Akses
Dari Stasiun Asakusa ke kuil berjalan kaki.

Akses

By Car

By Train

MLJ dalamdi toko online

peta sekitar Asakusa

Detailed Travel Guide

Klasifikasi:Tempat wisata keluarga Kunjungan kuil Festival Asakusa menjadi tempat wisata mulai pada saat jaman Edo, dimana pada saat acara kunjungan kuil, selain masyarakat Edo、pembesar Edo serta pengikutnya juga menjadikan tempat ini sebagai tempat favorit menikmati waktu. Sampai sekarang pun pertokoan masih berpusat pada jalan Nakamise, tempat berderet toko-toko yang menjual berbagai macam benda. Ada juga taman bunga dan Tokyo Sky Tree , serta berbagai tempat wisata lainnya. Di Asakusa ini setiap tahun ada festival seperti Sanja Matsuri, fetival kembang api Sumidagawa, Tori no ichi, Hagoitaichi, dan lainnya yang
sangat diminati pengunjung dan merupakan kesuakaan masyarakat Edo atau Tokyo sekarang.

Kuil Asakusa
Kuil Asakusa adalah kuil tertua di Kanto yang dibangun pada tahun 645M. Dua buah gerbang yang menjadi symbol kuil Asakusa yaitu Kaminari Mon dan Houzou Mon, dan ada juga bangunan kuil utama yang berkesan heroik. Di Jalan Nakamise di Sando ada beberapa toko oleh-oleh yang kecil berderet sambung menyambung atapnya yang ramai dikunjungi peziarah dan wisatawan. Di sekitaran kuil, selain gerbang, juga ada pagodanya.
(Ref:Info resmi untuk turis lokal, dll)

Translated by Nur A. Afiyanti